Rabu, 16 Desember 2009

ASAL USUL ASAM URAT


Saat ngebis ke semarang, saya nguping diskusi tetangga yang begitu seru. Bak seorang ahli memberi petuah pada muridnya. Mereka membicarakan soal asam urat.
Beberapa yang bisa kutip : “Asam urat tuh sebenarnya bermula dari adanya sumbatan pembuluh darah. Lama-kelamaan sumbatan itu menjadi keras, makanya disebut urat, ya..membentuk seperti urat. Sumbatan tu juga menjadikan keadaan disana menjadi asam makanya disebut asam urat“. Begitu kata bapak yang bicara begitu semangat. Pembicaraan terus berlanjut. Tapi dalam benakku, apa teori udah berubah?? Mungkin gara-gara saya dah lama ga buka buku kali ya… Tadinya mau ku konfirmasi, tapi gara-gara takut dikemplangi, dan di cap anak sok tau. Saya diem aja dan membiarkan ia terus berkoar. Oleh karena itu, saya bertekat, khusus menulis artikel bertema Asam Urat untuk bulan ini.

Asam Urat adalah Hasil Katabolisme Purin
kristal urat
Apa sih maksudnya? Asam urat (uric acid-dalam bahasa Inggris) adalah hasil akhir dari katabolisme (pemecahan) purin. Purin adalah salah satu kelompok struktur kimia pembentuk DNA. Yang termasuk kelompok purin adalah Adenosin dan Guanosin. Saat DNA dihancurkan, purin pun akan dikatabolisme. Hasil buangannya berupa Asam urat. (1)

Purin termasuk komponen non-esensial bagi tubuh, artinya purin dapat diproduksi oleh tubuh sendiri. Apabila kita mengkonsumsi makanan yang mengandung purin, maka purin tersebut akan langsung dikatabolisme oleh usus.(1) Urat (bentuk ion dari asam urat), hanya dihasilkan oleh jaringan tubuh yang mengandung xantin oxidase, yaitu terutama di hati dan usus. Produksi urat bervariasi tergantung konsumsi makanan mengandung purin, kecepatan pembentukan, biosintesis dan penghancuran purin di tubuh. Normalnya, 2/3 -3/4 urat di ekskresi (dibuang-red) oleh ginjal melalui urin. Sisanya memlalui saluran cerna.(2) Berarti semakin banyak makanan yang mengandung tinggi purin di konsumsi makan makin tinggi kadar asam urat yang diserap.

Sifat Kimia Asam Urat

Proses metabolisme purin

DNA secara skematis
Asam urat merupakan asam lemah dengan pKa 5,75. Urat cenderung berada di cairan plasma ekstraselular dan cairan synovial (cairan sendi-red). Sekitar 98% urat membentuk monosodium urat pada pH 7.4. Monosodium urat mudah disaring dari plasma.(2)

Plasma terlarut monosodium urat pada konsentrasi 6,8 mg/dl pada 37oC. Pada kadar asam urat yang lebih tinggi, plasma menjadi jenuh dan potensial mengendap membentuk kristal urat. Akan tetapi, kadang-kadang pengendapan ini tidak terjadi meskipun kadar asam urat tinggi, hal ini kemungkinan karena adanya suatu zat pelarut dalam plasma.(2)

Asam urat lebih larut di urin daripada di air biasa, ini karena adanya urea, protein dan mukopolisakarida di urin. pH urin sangat berpengaruh pada kelarutannya. Pada pH 5.0, urine mampu melarutkan asam urat dengan kadar antara 6-15 mg/dl. Pada pH 7.0, kelarutannya meningkat, bisa melarutkan asam urat antara 158 sampai 200 mg/dl. Bentuk ionisasi urat di urin dapat berupa mono- dan disodium, kalium, ammonium, dan calcium urat.(2)

Kadar urat di darah tergantung usia dan jenis kelamin. Umunya, anak-anak memiliki kadar asam urat antara 3,0-4,0 mg/dl. Kadar ini akan meningkat dengan bertambahnya usia dan menurun saat menopause. Rata-rata kadar asam urat pada laki-laki dewasa dan wanita premenopause sekitar 6.8 dan 6,0 mg/dl. Kadar asam urat pada orang dewasa cenderung meningkat dengan bertambahnya usia, berat badan, tekanan darah, konsumsi alcohol dan gangguan fungsi ginjal. (2)


Tentang gejala, komplikasi dan sebagainya akan dilanjutkan lain waktu….

Kepustakaan

Murray, R; Granner, D; Mayes, P; Rodwell, V. 2003. Harper’s Illustrated Biochemistry, Twenty-Sixth Edition. In Rodwell, V. metabolism of purine & pyrimidine nucleotides. New York. McGraw-Hill Companies. p293-302
Kasper, D; Braunwald, E; Fauci, A; Hauser, S ;Longo, D; Jameson, L. 2004. Harrison’s Principles of Internal Medicine 16th Edition. In Wortmann, R. disorder of purine and pyrimidine metabolism. New York. McGraw-Hill Professional.

Sumber :
Hasan, Catatan Seorang Dokter
http://mha5an.wordpress.com/2008/10/16/asal-usul-asam-urat/

Sumber Gambar :
http://www.crscientific.com/5-minute-foodcolor-1.7-veg-fiber-400x-2.jpg

ASUPAN SEHAT, PEREDA ASAM URAT

Penyakit asam urat (gout) adalah penyakit yang menyerang sendi dan tendon yang disebabkan timbunan kristal urat. Timbunan kristal urat tersebut disebabkan karena deposit asam urat yang lama-kelamaan membentuk kristal pada sendi atau tendon yang terkena sehingga mengakibatkan peradangan.


Asam urat memiliki tanda-tanda mirip arthritis, yakni nyeri sendi, terutama di jempol kaki yang kemudian merambat di persendian kaki. Umumnya orang yang berusia 35 tahun ke atas rawan terkena penyakit ini.

Kendati bisa dikendalikan dengan obat, sebenarnya penderita asam urat wajib melakukan diet ketat terhadap makanan pencetus purin. Dalam buku Terapi Herba, Buah, Sayuran 10 Penyakit Utama, terbitan Flona Serial, disebutkan beberapa makanan yang disarankan untuk penderita asam urat.

1. Jus sirsak
Buah sirsak kaya mineral dan vitamin larut air yang berkhasiat untuk mengobati asam urat serta memperlambat proses penuaan. Selain kandungan serat dan anti-oksidan, sirsak juga memiliki senyawa aktif alkaloid isquinolin yang berfungsi sebagai analgetik kuat.

Sifat anti-oksidan dapat mengurangi terbentuknya asam urat melalui penghambatan produksi enzim xantin oksidase. Sedangkan kombinasi sifat analgetik (mengurangi rasa sakit) dan anti-inflamasi (anti-radang) mampu mengobati asam urat.

2. Pisang
Zat berkhasiat yang terkandung dalam pisang, antara lain ion potasium dan B6 yang bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit persendian dan nyeri otot.

3. Air putih
Penderita asam urat sangat dianjurkan mengonsumsi banyak cairan seperti air putih atau jus buah karena dapat membantu pengeluaran asam urat melalui urine. Disarankan untuk mengonsumsi air putih mencapai 10 gelas sehari (2,5 liter).

4. Buah berair
Buah yang mengandung air juga sangat penting, seperti semangka, melon, belewah, belimbing, dan jambu air. Buah yang di dalam saluran cerna diubah menjadi alkohol sebaiknya dibatasi, misalnya durian dan nanas. AN

Sumber :
http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/09/24/14473783/asupan.sehat.pereda.asam.urat
24 September 2009

Jumat, 27 Maret 2009

7 PRINSIP DIET PENDERITA ASAM URAT


Penyakit asam urat memang sangat erat kaitannya dengan pola makan seseorang. Pola makan yang tidak seimbang dengan jumlah protein yang sangat tinggi merupakan penyebab penyakit ini.


Meskipun demikian, bukan berarti penderita asam urat tidak boleh mengkonsumsi makanan yang mengandung protein. Asalkan jumlahnya dibatasi, ya tidak masalah. Selain itu, pengaturan diet yang tepat bagi penderita asam urat mampu mengontrol kadar asam dan urat dalam darah.

Berkaitan dengan diet tersebut, berikut ini beberapa prinsip diet yang harus dipatuhi oleh penderita asam urat.

1. Membatasi asupan purin atau rendah purin
Pada diet normal, asupan purin biasanya mencapai 600-1.000 mg per hari. Namun, penderita asam urat harus membatasinya menjadi 120-150 mg per hari. Purin merupakan salah satu bagian dari protein. Membatasi asupan purin berarti juga mengurangi konsumsi makanan yang berprotein tinggi. Asupan protein yang dianjurkan bagi penderita asam urat sekitar 50-70 gram bahan mentah per hari atau 0,8-1 gram/kg berat badan/hari.

2. Asupan energi sesuai dengan kebutuhan
Jumlah asupan energi harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh berdasarkan pada tinggi badan dan berat badan.

3. Mengonsumsi lebih banyak karbohidrat
Jenis karbohidrat yang dianjurkan untuk dikonsumsi penderita asam urat adalah karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti, dan ubi. Karbohidrat kompleks ini sebaiknya dikonsumsi tidak kurang dari 100 gram per hari, yaitu sekitar 65-75% dari kebutuhan energi total. Sedangkan karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali, dan sirup sebaiknya dihindari karena akan meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

4. Mengurangi konsumsi lemak
Lemak bisa menghambat eksresi asam urat melalui urine. Makanan yang mengandung lemak tinggi seperti jeroan, seafood, makanan yang digoreng, makanan bersantan, margarin, mentega, avokad, dan durian sebaiknya dihindari. Konsumsi lemak sebaiknya hanya 10-15% dari kebutuhan energi total.

5. Mengonsumsi banyak cairan
Penderita rematik dan asam urat disarankan untuk mengonsumsi cairan minimum 2,5 liter atau 10 gelas sehari. Cairan ini bisa diperoleh dari air putih, teh, kopi, cairan dari buah-buahan yang mengandung banyak air seperti apel, pir, jeruk, semangkan, melon, blewah, dan belimbing.

6. Tidak mengonsumsi minuman beralkohol
Alkohol akan meningkatkan asam laktat plasma. Asam laktat ini bisa menghambat pengeluaran asam urat dari tubuh. Karena itu, orang yang sering mengonsumsi minuman beralkohol memiliki kadar asam urat yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsumsinya.

7. Mengonsumsi cukup vitamin dan mineral
Konsumsi vitamin dan mineral yang cukup, sesuai dengan kebutuhan tubuh akan dapat mempertahankan kondisi kesehatan yang baik.

Prinsip diet bagi penderita asam urat ini terangkum dalam buku Sajian Sehat & Lezat untuk Penderita Asam Urat yang diterbitkan oleh DeMedia. Buku ini juga berisi tentang kelompok bahan makanan berdasarkan kadar purin dan 25 resep masakan bagi penderita asam urat.


Sumber :
http://demediapustaka.com/2008021442/Berita/7-Prinsip-Diet-Penderita-Asam-Urat.html
14 Febriuari 2008

Sumber Gambar:
http://www.goutyjoint.com/images/organic-fruit-vegetables.jpg

PILIHAN MAKANAN PENDERITA ASAM URAT


Penyakit asam urat (Gout Arthritis) terkadang sangat menyiksa penderitanya. Rasa nyeri dipersendian akibat penumpukan asam urat dapat mengganggu kenyamanan dan aktifitas sehari-hari.


Selain konsumsi obat-obatan, baik itu obat pereda nyeri maupun obat pengontrol kadar asam urat, pemilihan jenis makanan mempunyai peran penting untuk mengontrol penyakit ini.

Jenis makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat antara lain adalah :

1. Makanan laut seperti udang, kepiting, remis, dan tiram, cumi-cumi.
2. Minuman yang mengandung alkohol seperti tape, bir, tuak pahit, dll.
3. Makanan kaleng seperti sarden, kornet sapi, dll.
4. Jeroan seperti usus, hati, limpa, paru, otak, jantung, ginjal, dll.
5. Beberapa jenis buah-buahan seperti durian, alpokat, air kelapa muda, emping melinjo, dll
6. Kaldu daging,

Jenis makanan yang boleh dikonsumsi dalam jumlah sedikit antara lain :

1. Tahu dan tempe.
2. Ikan, daging kambing, daging ayam, daging sapi.
3. Beberapa jenis sayuran tertentu seperti kangkung, bayam, brokoli, dan tauge, daun pepaya, asparagus, kacang-kacangan, jamur.
4. Makanan berlemak seperti santan, margarine, mentega, atau goreng-gorengan. Lemak dapat menghambat pengeluaran asam urat lewat urin.

Jenis makanan yang boleh dikonsumsi adalah :

1. Keju, susu, telur.
2. Makanan sumber karbohidrat seperti beras, kentang, singkong, terigu, tapioka, hunkwe, makaroni, mi, bihun, roti, dan biskuit. Tetapi, karbohidrat sederhana golongan fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali, dan sirop sebaiknya dihindari karena fruktosa dapat meningkatkan kadar asam urat.
3. Buah-buahan seperti semangka, melon, nanas, belimbing manis, dan jambu air. Buah-buahan lain juga boleh dimakan kecuali durian dan alpokat.

Selain itu penderita asam urat dianjurkan untuk banyak minum, minimal 2 liter atau 10 gelas sehari, bertujuan membantu pengeluaran asam urat lewat air seni dan mencegah penumpukan asam urat di ginjal atau kandung kemih. Air minum ini bisa berupa air putih masak, teh, atau kopi.

Sumber :
http://www.wartamedika.com/2006/07/pilihan-makanan-penderita-asam-urat.html
1 Agustus 2006

Sumber Gambar:
http://mha5an.files.wordpress.com/2008/10/101908-0118-gejaladanko3.png?w=400&h=430
http://www.3s-wmp.com/images/gout_e.gif

Kamis, 26 Maret 2009

CEGAH ASAM URAT DENGAN VITAMIN C


VITAMIN C ternyata tak hanya penting untuk menjaga stamina tubuh. Penelitian terbaru membuktikan para pria dengan tingkat asupan vitamin C lebih tinggi memiliki risiko lebih rendah terserang penyakit asam urat atau gout dibanding yang kurang mengkonsumsi vitamin ini.


Asam urat merupakan sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Purin tersebut banyak terdapat dalam makanan yang mengandung protein. Purin juga merupakan hasil samping dari pemecahan sel dalam darah.Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin.

Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu.

Secara normal, asam urat yang ada di dalam tubuh akan dikeluarkan dalam tubuh melalui feses (kotoran) dan urin, tetapi karena ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat tersebut maka akan tersimpan dalam tubuh dan kadarnya pun meningkat.

Selanjutnya, asam urat yang berlebih tersebut akan tertimbun pada persendian sehingga menyebabkan rasa nyeri atau bengkak. Gejala asam urat di antaranya adalag rasa kesemutan dan nyeri, sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas, dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.

Untuk itu, penderita asam urat harus melakukan pengobatan agar kadar asam uratnya kembali normal yakni 2,4-6 untuk wanita dan 3,0-7 untuk pria.

Selain itu, mereka dengan penyakit ini pun harus mengontrol makanan yang dikonsumsi utamanya menghindari makanan yang mengandung banyak purin. (cr1)

Konsumsi 500 mg Vitamin C Perhari
Menurut Dr Hyon Choi dari Universitas of British Columbia di Vancouver dalam laporannya yang tertulis di Archives of Internal Medicine seperti dikutip indofamilyhealth.com, asupan vitamin C mungkin bisa menjadi pilihan berguna untuk mencegah asam urat.

Dalam pengamatan yang dilakukan terhadap 47 ribu orang pria Amerika Serikat selama sepuluh tahun, terbukti tiap 500 miligram pertambahan vitamin C tiap hari, menghasilkan 17 persen penurunan risiko gout.

Satu butir jeruk memiliki 70 miligram vitamin C. Konsentrasi yang paling banyak ada pada suplemen vitamin C dalam bentuk pil.

Di antara para pria yang diteliti yang mengkonsumsi 1.500 mg suplemen vitamin C tiap hari, risiko goutnya lebih rendah hingga 45 persen, dibanding yang mengkonsumsi kurang dari 250 miligram sehari. (cr1)

Makanan Tinggi Purin
- Daing: jeroan, hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak
- Makanan laut seperti: udang, kerang, cumi, kepiting, makanan kaleng seperi kornet dan sarden.
- Kacang-kacangan seperti: kacang kedelai termasuk hasil olahannya seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai, kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping
- Sayuran seperti: daun bayam, kangkung, daun singkong, asparagus, kembang kol, buncis. - Buah-buahan seperti: durian, alpukat, nanas, air kelapa.

Sumber :
http://www.tribun-timur.com/read/artikel/16252
12 Maret 2009

Sumber Gambar:
http://blog.nutritiondata.com/photos/uncategorized/2008/06/03/mpj042253000001.jpg

JEROAN PEMICU GOUT (ASAM URAT)


Tengah malam Iwan tiba-tiba terbangun. Gara-garanya sendi ibu jari kaki kanannya terasa nyeri dan kaku. Kulit di atas sendi itu tampak membengkak kemerahan.
Baru pertama kali pemuda berusia 20-an ini merasakan pengalaman seperti itu pada dirinya.
Dari hasil pemeriksaan darah ternyata diketahui, kadar asam urat dalam darahnya meningkat menjadi 9 mg%. Normalnya, kadar asam urat kurang dari 7 mg%. Usut punya usut biang keladinya ternyata kedoyanan Iwan pada makanan yang mengandung purin kadar tinggi, seperti soto jeroan sapi, sate kambing, paru goreng, dll. Jenis makanan seperti itu memang mudah meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Ujung-ujungnya, Iwan pun menderita gangguan tadi, yang dalam ilmu kedokteran disebut artritis gout.

Asam urat atau uric acid merupakan hasil akhir nucleic acid atau metabolisme zat purin (salah satu unsur protein) dalam sel tubuh. Asam urat ini dibawa ke ginjal melalui aliran darah untuk dikeluarkan bersama air seni. Ginjal yang sehat akan mengatur kadar asam urat dalam darah agar selalu dalam kadar normal. Namun, asam urat yang berlebihan tidak akan tertampung dan terolah seluruhnya oleh tubuh. Kelebihan itu akhirnya menumpuk pada sendi dan jaringan.

Asam urat, dalam jumlah terbatas, juga diproduksi dari makanan yang dicerna. Asam ini lewat usus besar akan dihancurkan bakteri menjadi zat kimia yang dikeluarkan bersama faeses.

Produksi asam urat yang berlebihan (hyperuricaemia) berisiko tinggi terhadap beberapa gangguan seperti penyakit artritis gout, batu ginjal, kerusakan ginjal, serta tekanan darah tinggi. Gangguan artritis gout merupakan salah satu jenis rematik (ada lebih dari 150 jenis artritis). Kelainan metabolik ini kebanyakan menyerang sendi-sendi perifer atau tunggal.

Gejala nyeri dan kaku bersifat akut pertama-tama menyerang sendi-sendi ibu jari kaki (sendi bunion) sampai ke jari-jari lain. Pada taraf lebih lanjut, bisa sampai pergelangan kaki, lutut, siku, serta sendi-sendi kecil lain pada tangan. Siksaan nyeri dan pembengkakan tersebut sering kali menyebabkan penderita sulit berjalan. Malah ada kalanya peradangan disertai demam dan di daerah sendi yang bengkak terasa panas. Penderitaan bisa berlangsung 24 - 36 jam. Bahkan, bisa lebih lama lagi tergantung parah tidaknya peradangan.

Namun, serangan akut artritis gout tidak selalu harus dalam keadaan asam urat tinggi. Fluktuasi kadar asam urat yang cenderung turun-naik, juga bisa mengakibatkan serangan akut. Misalnya, seseorang dengan kadar asam urat normal bisa terkena serangan akut beberapa jam setelah makan semangkuk soto jeroan sapi. Soalnya, soto ini menyebabkan kadar asam urat naik secara mendadak. Sebaliknya, seseorang dengan kadar asam urat tinggi bisa mendapat serangan akut kalau melakukan diet terlalu ketat atau minum obat penurun asam urat (allopurinol) dosis tinggi. Diet ketat atau konsumsi obat tersebut menyebabkan kadar asam urat turun drastis (di bawah 5 mg%).

"Paling tepat, kadar asam urat tidak diturunkan secara drastis, tapi secara perlahan-lahan," kata dr. Caecilia R. Padang, Ph.D., FACR, konsultan rematologi dari Pusat Rematik Indonesia, Jakarta. Setelah serangan pertama, saran Caecilia, sebaiknya kadar asam urat terus dipantau. Kalau sampai mendapat serangan kedua, serangan-serangan akut berikutnya bakal semakin sering muncul, bahkan berkepanjangan dan kronis.

Selain dari makanan, alkohol (termasuk tape dan tuak), serta obat-obatan tertentu seperti obat bersifat diuretik penurun tekanan darah tinggi (menaikkan produksi air seni dan mineral), atau dosis kecil aspirin dalam jangka panjang untuk mencegah serangan jantung, pun bisa melambungkan kadar asam urat. "Memang kedua macam obat tersebut sering menjadi pemicu pada pasien berpotensi gout. Namun, hal ini jarang terjadi pada individu yang tidak mempunyai bakat gout," jelas Caecilia, yang meraih gelar doktornya di Australia.
Jangan ditunda

Caecilia menambahkan, bila kadar asam urat dalam darah terlalu lama dibiarkan di atas 7 mg%, kristal monosodium urat (MSU) akan menumpuk dalam sendi-sendi dan jaringan. Kumpulan kristal ini lama-kelamaan membentuk gumpalan di bawah kulit, yang kemudian membentuk tophi. Bila endapan kristal MSU terjadi dalam ginjal, bisa mengakibatkan terjadinya batu ginjal, bahkan bisa merusak jaringan ginjal, yang dikhawatirkan akan mengakibatkan gagal ginjal.

Untuk mengurangi risiko terkena gangguan ginjal, selain kadar asam urat terus dipantau dan diobati, disarankan agar penderita minum banyak air putih (1 - 2 l sehari atau 3 - 4 l di musim panas). Warna serta bening tidaknya urine dapat untuk menilai cukup tidaknya konsumsi air. Khusus ketika bangun pagi, warna urine pertama biasanya lebih tua dan kurang bening. Setelah itu, warna urine seharusnya bening.

Tophi memiliki ukuran berlainan. Yang kecil atau microtophi hanya dapat dilihat melalui mikroskop. Yang besar mudah terlihat dan dirasakan. Tophi yang semakin membesar akan menyebabkan kecacatan: sendi kaki atau tangan menonjol dan menjadi kaku.

Agar tidak menjadi tophi, saran Caecilia, penderita gout hendaknya terus memantau penyakitnya. Pertama-tama untuk menghilangkan radang, diberikan obat antiradang (NSAID = non-steroidal anti-inflammatory drugs) atau colchicine yang sudah dikenal lebih dari 1.500 tahun dapat mengobati peradangan. Obat ini menunjukkan hasilnya dalam dua hari. Selanjutnya, diberikan obat penurun asam urat allopurinol serta probenesid selama 6 bulan - 2 tahun dalam dosis terbatas. Tophi berat membutuhkan pengobatan selama lima tahun atau lebih. Ada kalanya penderita disarankan minum obat penurun asam urat darah seumur hidup kalau serangan gout akut terjadi lebih dari lima kali setahun. Atau, penderita sudah menderita tophi dan atau menderita batu ginjal.

Caecilia mengingatkan agar penderita artritis gout tidak sekali-kali berusaha mengobati diri sendiri dengan membeli obat bebas tanpa resep dokter. "Banyak kasus berakibat fatal gara-gara terlalu sering minum obat penghilang sakit atau penghilang radang," tuturnya.

Dengan allopurinol, pasien memang tidak bisa sembuh dalam sekali pengobatan. Sering kali masih disertai dengan beberapa kali serangan akut. Soalnya, setelah kristal urat pada sendi tersedot habis, masih diteruskan pengurasan kristal urat yang menumpuk pada jaringan. Hal ini bisa menimbulkan radang sendi kembali akibat keluarnya benda asing tersebut. "Sering kali penderita berhenti minum allupurinol bila serangan tetap timbul setelah minum beberapa kali. Mereka mengira obat ini tidak ada khasiatnya," tambah dr. Caecilia. "Sebab itu kini obat itu dikombinasikan dengan obat pencegah serangan sampai kadar asam urat stabil."

Obat-obatan kortikosteroid seperti prednisone atau prednisdolone juga sering digunakan untuk mengobati artritis gout. Namun, obat ini tidak dianjurkan untuk pengobatan jangka panjang.
Lebih banyak pria

Di Indonesia, penyakit artritis gout pertama kali diteliti oleh seorang dokter Belanda, dr. van den Horst, pada 1935. Saat itu, ia menemukan 15 kasus gout berat pada masyarakat kurang mampu di Jawa. Hasil penelitian tahun 1988 oleh dr. John Darmawan di Bandungan, Jawa Tengah, menunjukkan, di antara 4.683 orang berusia 15 - 45 tahun yang diteliti, 0,8% menderita asam urat tinggi (1,7% pria dan 0,05% wanita di antara mereka sudah sampai pada tahap gout).

Awal tahun '90-an, Prof. Dr. E. Tehupedori pernah meneliti kemungkinan adanya perbedaan kadar asam urat pada etnik tertentu di Ujungpandang. Ternyata tidak! Namun ditemukan, 50% penderita di kota itu datang berobat setelah 6,5 tahun menderita gout, bahkan 7 - 9 tahun kemudian saat keadaannya sudah lebih parah (menderita gout tophikronik).

Caecilia sendiri pernah meneliti daerah kelahirannya, Sulawesi Utara, di mana faktor risiko artritis gout cukup tinggi, khususnya di pedesaan. Begitu "akrab"-nya masyarakat di sana dengan penyakit ini sehingga artritis gout dianggap penyakit turun-temurun. "Akibatnya, mereka kurang menghiraukan gejala dini dan rata-rata baru datang berobat setelah mengalami kecacatan akibat gout tophi kronik," katanya. Padahal faktor risiko utamanya, menurut dokter ahli penyakit rematik ini, kemungkinan besar dari pola makan mereka sehari-hari secara turun-menurun.

Terungkap pula, di Indonesia artritis gout diderita pada usia lebih awal dibandingkan dengan di negara Barat. Di Indonesia 32% serangan gout terjadi pada pria usia di bawah 34 tahun. Sementara di luar negeri rata-rata diderita oleh kaum pria di atas usia tersebut.

Pada mereka yang setiap hari menenggak alkohol tradisional (tuak atau tape), menurut Caecilia, faktor risiko gout menjadi 50%. Pada mereka yang minum alkohol lebih dari seminggu sekali faktor risikonya 40%. Demikian pula mereka yang kebiasaan sehari-hari makan makanan laut (udang, kepiting, tiram, remis), jeroan, kaldu kental (soto), daging anjing, kelelawar, dan kambing.
Keluarga yang mempunyai riwayat positif penyakit gout, menurut Caecilia, 60% anggota keluarganya terkena serangan gout, dan hampir 47,4% di antaranya kaum pria. Pria gemuk punya kecenderungan lebih tinggi ketimbang yang kurus. Sebaliknya, gout lebih sedikit diderita pada anak-anak atau wanita di bawah usia menopause.

Gout sering kali disertai penyakit tekanan darah tinggi (22%) dan batu ginjal (13%). Ada kalanya, gout juga menjadi pemicu penyakit jantung koroner dan diabetes mellitus atau kencing manis. Sekitar 86% gangguan ginjal ditemukan pada penderita artritis gout di Minahasa. Namun, belum jelas apakah gangguan ginjal menyebabkan kadar asam urat meninggi atau sebaliknya. Perlu pula diteliti apakah tekanan darah tinggi yang sulit turun juga ada hubungannya dengan faktor gangguan ginjal. Jadi, faktor risiko pemunculan artritis gout bisa karena sejarah keluarga, pola makan, kegemukan,serta gangguan ginjal.

Sudah saatnya pendidikan tentang pencegahan serta perawatan artritis gout disebarluaskan sampai ke pelosok pedesaan. "Tenaga paramedis puskesmas dapat ikut memberikan penjelasan tentang penyakit ini serta tindak lanjutnya, baik dari pola makan maupun perawatannya," ujar Caecilia. "Informasi dengan menggunakan booklet tampaknya belum tertangkap, dan obat penurun asam urat pun belum disebarkan sampai ke puskesmas."

Kalau dulu penyakit artritis gout dikatakan hanya diderita kaum pria golongan menengah ke atas, penelitian terakhir menunjukkan, penyakit itu tidak mengenal kelas.

Sekali terjerat penyakit ini, seseorang harus memperhatikannya seumur hidup. Dengan mempelajari riwayat penyakit keluarga, mengatur pola makan, rajin mengontrol serta mengobati secara teratur, artritis gout akan mengalami masa remisi. Artinya, bila asam urat tetap dipertahankan pada kadar normal, serangan gout diharapkan tidak akan berulang kembali. (Nanny Selamihardja)

Sumber:
Intisari, dalam :
http://www.bintangmawar.net/forum/showthread.php?t=57524

Sumber Gambar:
http://www.rumahbatiksolo.com/gambar/articlegambar00012besar.jpg

MINUM KOPI DAN RESIKO GOUT (ASAM URAT)


Setidaknya minum empat cangkir kopi per hari akan menurunkan risiko itu hingga 40 persen. Gout berawal dari naiknya kadar asam urat dalam darah. Selanjutnya kristal asam urat menumpuk pada persendian dan daerah sekitarnya. Ini menimbulkan bengkak dan rasa nyeri.


Kesimpulan itu didasarkan pada data dari sekitar 46 ribu pria yang profesional di bidang medis yang mengikuti studi bertajuk the Health Professionals Follow-Up. Selama lebih 12 tahun, 757 orang dari antara mereka terdiagnosis mengalami gout. Demikian dilaporkan Hyon K. Choi, MD, DrPH, beserta tim di University of British Columbia di Vancouver.

Karena para pria itu mengisi secara detail pertanyaan seputar diet, tim Choi bisa mencatat konsumsi mereka terhadap kopi dan teh. Ditemukan bahwa banyaknya kopi yang mereka minum berkaitan dengan berkurangnya risiko gout.

Minum 1-3 cangkir kopi per hari menurunkan risiko gout hingga 8 persen. Risiko itu menurun hingga 40 persen bila minum 4-5 kopi per hari. Bahkan pada pecandu kopi – minum 6 cangkir kopi atau lebih per hari – penurunan itu sekitar 60 persen.

Bukan kafein dalam kopi maupun teh yang membuat risiko gout menurun. Meski kopi decaf memiliki efek, tetapi tidak sebesar efek kopi yang dimasak secara sempurna. Pria yang minum 1-3 cangkir kopi decaf per hari, penurunan risiko gout 33 persen. Dan yang minum 4 cangkir kopi decaf atau lebih per hari, hanya mengalami penurunan risiko gout 27 persen.

Memang belum jelas benar mengapa kopi bisa menurunkan risiko gout. Choi dan timnya mencatat, kopi banyak mengandung antioksidan kuat, seperti asam fenol klorogenik, yang mungkin berdampak pada turunnya risiko gout. Namun, belum diketahui apakah perempuan yang suka minum kopi juga menurun risiko goutnya.

"gout" = asam urat

Jadi gimana? kalo saya sih minum kopinya yg normal2 aja deh...

Sumber :
http://www.binus.web.id/index.php?topic=214.0

Sumber Gambar:
http://www.medicine.ox.ac.uk/bandolier/band161/gout3.jpg

MEMAHAMI ASAM URAT DAN GINJAL


Asam urat merupakan merupakan hasil akhir dari metabolisme purin yang ada di dalam tubuh. Sedangkan purin adalah protein dari golongan nukleoprotein yang tidak begitu dibutuhkan oleh tubuh. Kadar asam urat yang tinggi menyebabkan timbulnya tofus, benjolan keras berisi semacam serbuk kapur, di bagian kaki dan tangan.


Kadar asam urat yeng berlebihan dalam darah menyebabkan penimbunan kristal asam urat. Apabila penimbunan kristal itu terbentuk pada cairan sendi, maka terjadilah penyakit gout atau asam urat. Jika penimbunan itu terjadi pada ginjal, akan muncul batu asam urat ginjal yang sering disebut dengan batu ginjal.

Pada stadium awal, penyakit ginjal tidak menimbulkan gejala apapun. Namun seiring dengan metabolisme tubuh, akan terjadi penumpukan sisa-sisa metabolisme dalam tubuh penderita dan kaki serta tangan jadi membengkak, nafas pendek dan energi untuk beraktivitas akan menurun.

Fungsi utama ginjal adalah membersihkan darah dari sisa-sisa hasil metabolisme tubuh yang berada di dalam darah dengan cara menyaringnya. Jika kedua ginjal gagal menjalankan fungsinya (tahap akhir penyakit ginjal), sisa-sisa hasil metabolisme yang diproduksi oleh sel normal akan kembali masuk ke dalam darah (uremia).

Gagal ginjal bisa terjadi jika terdapat gangguan pada pembuluh darah vena atau sistem penyaringannya. Namun, bisa juga berasal dari masalah-masalah kesehatan yang lain, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes atau adanya masalah dengan sistem penyaringan pada ginjal (seperti pada keadaan glomerulonefritis atau penyakit ginjal polikistik). Pada kasus lainnya juga ditemukan adanya masalah pada saluran kemih.

Fungsi ini biasa dilambangkan oleh GFR (Glomerular Filtration Rate). Beberapa zat dianggap menjadi indikator yang baik, di antaranya kreatinin. Sekarang derajat kerusakan ini diperjelas menjadi 5 tingkatan Chronic Kidney Disease (CKD):

Stadium 1: GFR > 90 ml/menit; Stadium 2: GFR 60-89 ml/menit; Stadium 3: GFR 30-59 ml/menit; Stadium 4: GFR 15-29 ml/menit; Stadium 5: GFR <15>

Caranya, cukup mengukur kadar kreatinin darah ((sCr: serum Creatinin), bisa diketahui persentase fungsi ginjal dari GFR-nya. Laki-laki GFR = (140 - umur) x (BB)/ (sCr x 72) dan Wanita GFR = (140 - age) x (weight) x 0.85/ (sCr x 72).

Selanjutnya, tinggal kita cocokkan masuk stadium mana. Yang sudah butuh cuci darah rutin itu biasanya istilahnya: End-stage CRF (fungsi ginjal tinggal 5%-10%). Sekarang yang CKD stadium 5 tersebut. Cuci darah yang sewaktu-waktu juga bisa dilakukan bila diketahui sudah terlanjur/mendadak tinggi. Masalahnya, CKD bersifat progresif. Upaya ini hanya bisa berusaha memperlambat atau kalau bisa menghambat progresinya agar tidak tambah berat. Sekarang, mengukur fungsi ginjal sudah jauh lebih maju yakni dengan menggunakan: Cystatin-C.

Bagi yang ada masalah ginjal, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar fungsi ginjal tidak bertambah parah, yakni:

1. Mengkonsumsi makanan rendah protein. Tubuh memerlukan protein untuk membentuk otot. Tapi bagi penderita penyakit ginjal, kelebihan protein menyebabkan gang-guan pada proses filtrasi atau penyaringan, sehingga terjadilah peningkatan sisa hasil metabolisme protein dalam darah. Anda dapat mencegah hal ini dengan mengkonsumsi makanan rendah protein.

2. Mengkonsumsi sedikit garam. Garam natrium berfungsi untuk mempertahankan cairan dalam tubuh Anda. Untuk mengurangi kadar garam dalam tubuh, bila Anda membeli makanan, periksalah label makanan carilah makanan yang mempunyai kandungan natrium di bawah 400 mg untuk sekali makan, gunakan saus yang berkadar natrium rendah, dan jangan gunakan garam pengganti yang mengandung kalium.

3. Tidak minum terlalu banyak. Ginjal yang normal dapat mengatur keseimbangan cairan yang masuk dan ke luar dari tubuh. Jika ginjal Anda mengalami gangguan, maka akan terjadi masalah pada pembentukan urine. Anda harus membatasi konsumsi air. Sebaiknya hisaplah air jeruk lemon untuk membasahi bibir yang kering, minumlah hanya untuk mengatasi haus, dan jika Anda menderita diabetes, jagalah ka-dar gula Anda, agar Anda tidak merasa terlalu haus.

4. Tidak mengkonsumsi fosfat. Makanan dari produk susu, kacang-kacangan yang dikeringkan dan coklat mengandung banyak fosfat. Jika banyak mengkonsumsi makanan ini, maka kadar fosfat dalam darah meningkat dan menyebabkan tulang menjadi lebih rapuh.

Untuk herba penderita ginjal, bisa mengkonsumsi Malac (3x2), caranya, 3 Malac kapsul dibuka dan dicampur dengan air panas seperempat gelas, diaduk hingga rata, lalu biarkan ampasnya mengendap, kemudian diminum tanpa ampas. Dosis bisa ditambah 1-2 kapsul bila stadiumnya sudah mencapai ambang kronis.

Untuk herba penderita asam urat, bisa mengkonsumsi Ardisia disinergikan dengan Mengkudu Organik. Atau bisa juga sekaligus menerapkan terapi Dtox (kombinasi Mengkudu Organik, Malac, Herba Tuju Angin dan Teh Asiatica).

Sumber :
H. Agung Yulianto
http://agungy.blogspot.com/2007/06/memahami-asam-urat-dan-ginjal.html

Sumber Gambar:
http://graphics8.nytimes.com/images/2007/08/01/health/adam/1101.jpg

MENGGEMPUR ASAM URAT DAN REMATIK


Bagi anda yang membutuhkan produk herbal untuk atasi asam urat bisa menghubungi klinik Online www.ningharmanto.com (email: konsultan.ningharmanto@yahoo.com) atau telp.021 4302769 atau 08881891957. Ramuan bisa dikirim lewat kurir atau Pos/TIKI.


Menanggapi kebingungan banyak penderita asam urat untuk menikmati makanan yang aman tapi tetap bergizi, untuk lauk-pauk bisa dipilih dari bahan jamur dan ikan laut atau ikan air tawar dan juga pilih daging sapi atau ayam yang tanpa lemak . Sayur-sayuran yang aman bisa dipilih wortel, daun tanaman obat yang tidak pahit seperti daun ginseng, daun sambung nyawa, daun dewa dan lainnya.

Menggempur Asam Urat & Rematik dengan Mahkotadewa

Dari tiga Klinik Tradisional Mahkota Dewa yang saya pimpin (Jl.Cemara Angin blok AA no 37, Jakarta Utara Itc Cempaka Mas LG 88 Jakarta Pusat dan Jl.MT.Haryono 46 Yogyakarta) tercatat kurang lebih 10.000 pasien yang datang. Dari data base yang ada, jumlah pasien yang menderita Asam urat dan rheumatik (ASRATIK) memiliki rangking ke IV dari jumlah pasien yang ada di Klinik kami. Penyakit Asratik paling mudah bisa diatasi dengan ramuan Mahkota Dewa yang terdiri dari Kapsul Asratik dan teh celup Mashiwa/teh Wedang Wedding. Untuk berkonsultasi lebih lanjut bisa menghubungi klinik Online www.ningharmanto.com atau telp.0214302769 atau 08881891957.

APA DAN BAGAIMANA ASAM URAT DAN RHEUMATIK?

A. BEDA ASAM URAT DAN REUMATIK “ASRATIK”, asam urat dan rheumatik. Sama atau berbeda? Penyakit asam urat merupakan bagian dari penyakit rheumatik. Meningkatnya asam urat bisa terjadi pembentukan tofi asam urat atau gout (Arthritis pirai) dan rheumatik memang penyakit yang berbeda namun keluhan yang dirasakan sering sama dan bagian tubuh yang diserang juga sama. ASAM URAT Penyakit asam urat disebabkan meningkatnya kadar asam urat dalam darah. Normalnya, asam urat sebagai hasil samping dari pemecahan sel yang terdapat dalam darah yang secara berkesinambungan tubuh memecah dan membentuk sel yang baru. Nilai asam urat yang normal bila wanita 2,4 – 6, untuk pria 3,0 – 7. Meningkatnya asam urat disebabkan pekerjaan ginjal yang tidak sanggup mengeluarkan asam urat melalui air kemih. Beberapa faktor yang menyebabkan kadar asam urat tinggi adalah:

1. Faktor keturunan
2. Penyakit Diabetes Melitus
3. Adanya gangguan ginjal dan hipertensi
4. Tingginya asupan makanan yang mengandung purin.
5. Berat badan yang berlebih (obesitas)
6. Jumlah alkohol yang dikonsumsi
7. Penggunaan obat-obatan kimia yang bersifat diuretik/analgetik dalam waktu lama

RHEUMATIK Ada dua macam rheumatik, yakni rheumatik artikuler dan rheumatik non-artikuler. Rheumatik artikuler terjadi di bagian sendi, atau sering disebut radang sendi. Rheumatik non artikuler disebut juga extra articular rheumatism terjadi di bagian jaringan lunak di luar sendi. Rheumatik artikuler ada beberapa macam al:

1. Osteoartritis,
2. Artritis Reumatoid,
3. Artritis Pirai atau Asam Urat.

B. PENYEBAB ASAM URAT DAN RHEUMATIK Beberapa faktor penyebab rheumatik osteoartritis a.l:- Penipisan rawan sendi yang bersifat progresif- Faktor umur yang semakin lanjut- Menopause bagi perempuan- Keturunan- Kegemukan- Cedera sendi atau stres- Tulang yang padat (dialami pelari)

C. GEJALA PENDERITA ASAM URAT DAN RHEUMATIK Tanda-tanda seseorang menderita asam urat sebagai berikut:
1. Adanya peningkatan asam urat darah
2. Terdapat kristal urat yang khas dalam cairan sendi
3. Terdapat tofus yang telah dibuktikan dengan pemeriksaan kimia
4. Terjadi lebih dari satu kali serangan nyeri di persendian.
5. Adanya serangan di satu sendi, terutama sendi ibu jari kaki
6. Sendi tampak kemerahan
7. Adanya pembengkakan tidak simetris di satu sendi
8. Tidak adanya bakteri saat terjadi serangan dan peradangan,

Sama halnya dengan penyakit kanker yang terdiri atas beberapa stadium. Kasus asam urat tingkat keparahannya terdiri dari empat tahapan/stadium:

1. Tahap Asimtomatik (stadium I). Tanda-tanda penyakit asam urat/gout pada stadium I atau permulaan biasanya ditandai dengan peningkatan kadar asam urat tetapi tidak dirasakan oleh penderita karena tidak merasakan sakit sama sekali dan tidak disertai gejala nyeri, arthritis, tofi/tofus maupun batu ginjal atau batu urat di saluran kemih.

2. Tahap Akut (stadium II)Asam urat Stadium II biasanya terjadi serangan radang sendi disertai dengan rasa nyeri yang hebat, bengkak, merah dan terasa panas pada pangkal ibu jari kaki. Biasanya serangan muncul pada tengah malam dan menjelang pagi hari.

3. Tahap Interkritikal (stadium III)Asam urat Stadium III adalah tahap interval di antara dua serangan akut. Biasanya terjadi setelah satu sampai dua tahun kemudian.

4. Tahap Kronik (stadium IV)Tahapan kronik ini ditandai dengan terbentuknya tofi dan deformasi atau perubahan bentuk pada sendi-sendi yang tidak dapat berubah ke bentuk seperti semula, ini disebut gejala irreversibel atau arthritis gout kronis. Pada kondisi ini frekwensi kambuh akan semakin sering dan disertai rasa sakit terus menerus yang lebih menyiksa dan suhu badan bisa tinggi. Bila demikian bisa menyebabkan penderita tidak bisa jalan atau lumpuh karena sendi menjadi kaku kaku tak bisa ditekuk. Makanan yang perlu dipantang untuk penderita asam urat adalah :

Sayuran:
- Daun bayam- Kangkung - Daun Singkong- Daun Jambu Mete- Asparagus- Buncis dan - Kembang Kol.
Buah-buahan:
- Durian- Alpukat- Nanas- Air Kelapa
Makanan \lauk pauk:
- Jeroan seperti hati,ginjal,limpa,babat, usus, paru dan otak- Makanan laut: udang,kerang, cumi, kepiting.- Makanan kaleng: kornet, sarden dan ekstrak daging- Telur- Kaldu atau kuah daging yang kental
Kacang-kacangan dan emping mlinjo.
- Kacang Tanah- Kacang Hijau- Kacang Kedelai- Tempe- Tauco- Tauge- Oncom- Susu Kedelai
Minuman dan makanan beralkohol
- Bir- Wiski- Anggur- Tape- Tuak

Tidak semua bahan pangan yang mengandung purin menigkatkan asam urat. Sebagai contoh kopi, teh, dan coklat mengandung komponen purin berupa kafein, theopyline, dan theoromin yang kemudian dimetabolisme menjadi metil urat yang tidak membentuk tofi atau tidak meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Jadi kopi, teh dan coklat aman untuk penderita asam urat.

Info artikel ini diambil dari buku Menggempur asam Urat & Rematik dengan Mahkotadewa karya Ning Harmanto, dicetak oleh Agromedia Pustaka.

Sumber :
Ning Hermanto
http://ningharmanto.wordpress.com/2007/11/05/menggempur-asam-urat-dan-rematik

Sumber Gambar:
http://www.punjabkesari.com/health/health_files/Gout_dyn.jpg

ASAM URAT


Asam urat atau yang sering identik dengan rematik / encok merupakan penyakit yang ditandai rasa nyeri pada tulang , sendi , otot , dan jaringan sekitar sendi .


Penyebab
1. Penyakit ini banyak ragam penyebabnya, diantaranya : Kurang tidur sehingga terjadi penumpukan asam laktat ,
2. Penggunaan sendi yang berlebihan yang menyebabkan terjadinya peradangan atau peradangan oleh sebab lain karena terlalu banyak berjalan , turun naik tangga, sering jongkok berdiri, atau sebab lain yang menyebabkan kelebihan asam urat pada jaringan atau persendian.

Asam urat merupakan kristal putih yang tidak berbau dan berasa , yang dihasilkan oleh proses metabolisme utama , yaitu suatu proses kimia dalam inti sel yang berfungsi menunjang kelangsungan hidup .

Proses dimulai dari makanan yang berupa karbohidrat , protein , dan selulosa ( serat ) dengan melalui proses kimia dalam tubuh untuk diubah menjadi tenaga ( energi ) dan bahan-bahan kimia lain yang dibutuhkan tubuh . Bila terjadi penyimpangan dalam proses metabolisme maka akan menyebabkan terjadinya kelebihan dan penumpukan asam urat .

Kelebihan asam urat dalam darah akan menyebabkan pengkristalan pada persendian dan pembuluh kapiler darah terutama yang dekat dengan persendian dan akibatnya apabila pensendian digerakkan akan terjadi pergesekan antar kristal-kristal tersebut sehingga menimbulkan rasa nyeri . Penumpukan asam urat yang kronis pada persendian menyebabkan cairan getah bening yang berfungsi sebagai pelumas ( lubrikan ) sendi menjadi tidak berfungsi dan akibatnya persendian tidak dapat digerakkan . Demikian juga bila kristal asam urat mengendap pada pembuluh kapiler darah , bila kita bergerak , kristal-kristal asam urat akan tertekan ke dinding pembuluh darah kapiler sehingga ujung kristal yang runcing akan menusuk ke dinding pembuluh darah kapiler yang menimbulkan efek nyeri.

Faktor Penyebab Asam Urat :

1. Faktor dari dalam
Terjadinya proses penyimpangan metabolisme yang umumnya berkaitan dengan faktor usia , dimana usia diatas 40 tahun atau manula beresiko besar terkena asam urat .

2. Faktor dari luar
Berupa makanan dan minuman yang dapat merangsang pembentukan asam urat seperti makanan yang mempunyai kadar karbohidrat dan protein tinggi seperti :
# kacang-kacangan
# emping
# melinjo
# daging (terutama jeroan)
# ikan
# coklat
# minuman yang mengandung kafein seperti kopi,teh,minuman ringan cola .

Sumber :
Ferry Wong
http://www.persadaindo.com/AsamUrat.htm

Sumber Gambar:
http://z.hubpages.com/u/267247_f496.jpg

ASAM URAT (SHARING)


"Asam urat itu disebabkan kandungan asam urat di dalam darah tinggi. gout itu serangan asam urat yang parah sampai penderita benar² kesakitan.
kalo rematik itu sakit di tulangnya. Asam urat adalah hasil metabolisme tubuh oleh salah satu unsur protein, zat puri dan ginjal adalah organ yang mengatur kestabilan kadarnya dalam tubuh dan akan membawa sisa asam urat ke pembuangan air seni. Namun jika kadar asam urat itu berlebihan, ginjal tidak akan sanggup mengaturnya sehingga kelebihan itu akan menumpuk pada jaringan dan sendi. Otomatis, ginjal juga akan mengalami gangguan. Kandungan asam urat yang tinggi menyebakan nyeri dan sakit dipersedian yang amat sangat, jika sudah sangat parah, penderita bisa tidak bisa jalan.

Obat Traditional Asam Urat :
-Sirsak dimakan begitu saja atau dijuice, dimakan/minum tiap hari
-Daun salam 7 lembar direbus dengan dua gelas air, sampai tinggal 1 gelas, diminum pagi dan sore
-labu siam diparut kemudian disaring diambil airnya diminum tiap hari.
-Pengobatan H. Malik di Pamulang, makan jamu²an...
-Cuka apel yang sudah jadi dan dicampur madu dengan ukuran satu sendok madu ditambah 2 sendok makan cuka apel plus air hanagt -/ 50 cc dan diminum selama 1 minggu pagi bangun tidur dan kalo' mau tidur malam
-kentang mentah dan apel malang di juice
-Obat dari Ibu Winarto di Karya sari di 846 6766.. obat²an dari tumbuh²an

Makanan yang harus dihindari atau dikurangi jumlahnya :
-minuman fermentasi dan mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, dan tuak.
-Juga jangan sentuh sama sekali yang namanya makanan laut udang, remis, tiram, kepiting,
-berbagai jenis makanan kaleng seperti sarden,kornet sapi
-Berbagai jeroan seperti hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus,
-buah-buahan tertentu seperti durian, alpokat dan es kelapa.

Sedangkan makanan yang harus Anda kurangi asupannya dalam arti dalam porsi sedikit masih bisa Anda makan, yaitu :
- ikan, daging kambing, daging ayam, daging sapi,
- tempe, emping, kacang, oncom,
- beberapa jenis sayuran tertentu seperti brokoli, bayam, kangkung, kol dan tauge.

"Aku pernah baca kalo Asam urat itu bisa disembuhkan dengan memakan buah Sirsak, bisa dijus atau dimakan langung (cmiiw)." (DM)

"Coba aja setiap hari pembantu kamu mengkonsumsi buah sirsak, obat traditional ini cukup membantu. Pantangannya sudah pasti kacang- kacangan, sayuran hijau seperti kangkung, daging jeroan kambing, emping dan yang lain lain aku kurang begitu mengerti. Ini berdasarkan pengalaman keluargaku. Just for Info, Kakakku ada 2 yang terkena Asam urat. Ini kisah nyata, yang penurut dan setiap hari makan sirsak sampai detik ini Alhamdulillah sehat wal afiat dan kakakku yang satunya (kurang nurut) dan suatu hari tergiur untuk makan sate jeroan kambing (sedih) akhirnya harus menghadap Allah Swt. tanggal 29 june tahun ini baru akan 40 hari kepergiannya. (aku jadi sedih lagi nih). yang terasa biasanya dipersendian persendian, pegel-pegel gitu. Tapi yang jelas rata-rata penderita asam urat itu pegel/sakitnya dikaki. Bahkan kalo sudah positif dan malah sudah parah penderita tidak bisa berjalan, karena daerah sekitar persendian kaki (mata kaki) membengkak. " (FK)

"Saya dulu pernah dapat resep buat asam urat teman saya, labu siam diparut kemudian disaring diambil airnya diminum tiap hari. kalo kakak saya minum sarinya buah pace. yang saya tau ada obat namanya kalo gak salah alopurinol.kalo saya sendiri ada bakat jg dg asam urat soalnya ibu dan kakak saya kena juga. tapi saya cenderung tidak melakukan pengobatan, tapi pencegahan dengan menghindari makan²an yang dilarang misal emping, kemangi, jerohan, lamtoro, seafood, brokoli, makanan kaleng, kacang²an. kalo pas kena ya saya biarin aja, saya inget² makan apa ya tadi? abis itu trus saya hindari.. tapi sekarang alhamdulillah udah gak kumatan lagi lho. Dua minggu ini saya coba makan kemangi so far baik² aja. saya minum Immunocal. pernah denger gak moms.. itu lho, serum susu buat ningkatin daya imun tubuh. btw, bukan hanya utk asam urat aja, bisa utk jantung, kanker, stroke, diabet, dll dr yang ringan sampai yang serem... wah hebat deh si immunocal ini Asam urat itu disebabkan kandungan asam urat di dalam darah tinggi. gout itu serangan asam urat yang parah sampai penderita benar² kesakitan. kalo rematik itu sakit di tulangnya" (WA)

"Penyakit asam urat pada beberapa waktu lalu memang cenderung menyerang usia senja. Namun kini banyak kasus ditemui pria maupun wanita berusia 20 tahunan pun banyak yang menderita penyakit ini. Setelah diteliti, pola makan memegang peranan utama disusul oleh kebiasaan hidup tanpa olahraga. Sayang bukan, jika usia baru menjelang 40 tahun namun Anda sudah mengalami kekakuan sendi dan harus puas hanya duduk di kursi goyang sepanjang hari. Menyangkut pola makan, sebaiknya Anda mengenali makanan yang harus dihindari dan makanan yang harus dikurangi agar kadar asam urat dalam tubuh tidak kelewat batas. Antara lain yang harus dihindari sama sekali adalah berbagai macam minuman fermentasi dan mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, dan tuak. Juga jangan sentuh sama sekali yang namanya makanan laut udang, remis, tiram, kepiting, berbagai jenis makanan kaleng seperti sarden, kornet sapi, berbagai jeroan seperti hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus, dan buah-buahan tertentu seperti durian, alpokat dan es kelapa. Sedangkan makanan yang harus Anda kurangi asupannya dalam arti dalam porsi sedikit masih bisa Anda makan, yaitu ikan, daging kambing, daging ayam, daging sapi, tempe, emping, kacang, oncom, beberapa jenis sayuran tertentu seperti brokoli, bayam, kangkung, kol dan tauge. Kadar asam urat yang normal dalam darah adalah 7 mg%, jika lebih dari itu maka Anda harus benar-benar diet berbagai jenis makanan yang telah disebutkan merangsang asam urat dalam darah. Bukan saja kekakuan sendi yang akan Anda derita namun juga kemungkinan penyakit lain seperti batu ginjal, kerusakan ginjal, dan tekanan darah tinggi. Ini bisa dimengerti karena asam urat adalah hasil metabolisme tubuh oleh salah satu unsur protein, zat puri dan ginjal adalah organ yang mengatur kestabilan kadarnya dalam tubuh dan akan membawa sisa asam urat ke pembuangan air seni. Namun jika kadar asam urat itu berlebihan, ginjal tidak akan sanggup mengaturnya sehingga kelebihan itu akan menumpuk pada jaringan dan sendi. Otomatis, ginjal juga akan mengalami gangguan. Oleh karena itu sejak dini baiknya Anda memeriksakan diri jika mengalami gangguan linu dan kaku pada sendi yang kecil-kecil seperti jari tangan atau kaki. Dan mulailah hindari makanan perangsangnya, jangan tunda- tunda lagi! " (YS)

"Aku pernah baca di Trubus kalo daun Salam (yang biasa buat bumbu dapur itu lo..) sangat ampuh untuk mengobati Asam Urat. Caranya beberapa lembar daun salam di rebus kemudian airnya diminum, pagi & sore, katanya airnya enak dan harum jadi seperti minum teh aja. (SA)

"Kalo asam urat, obat tradisional yang aku tau dan coba untuk suamiku adalah daun salam. Jadi 7 lembar daun salam direbus dengan 2 gelas air hingga menjadi satu gelas. diminum tiap pagi dan sore. 3 hari aja sembuh deh.....trus kalo untuk pencegahan, minum tiap hari segelas aja. semoga membantu " (MA)

"Rasanya antara pegel dan sakit ...kebetulan aku pernah ngalamin waktu kuliah. aku lupa waktu itu sebabnya kenapa, tapi kemingkinan keturunan juga bisa kali ya? soalnya papaku dan adikku juga asam urat... belum kalo kambuh dan bengak, alhamdulilah aku cuma ngerasain sakit aja, sementara kalo papaku, sampe nggak bisa jalan mbak saking sakitnya..Alhamdulillah pengobatan tradisional ternyata membantu banget dan alhamdulillah papaku udah sembuh walaupun kalo salah makan dikit bisa ngerasa sakit dan bengkak lagi.. pengobatan tradisionalnya waktu itu sama H. Malik di Pamulang, makan jamu²an... kalo sekarang papaku sering pijit ke Pak Dufung di Bogor.. (NY)

"Ibuku juga penderita asam urat... nah kalo' udah kumat gini biasanya ibuku suka minum cuka apel yang sudah jadi dan dicampur madu dengan ukuran satu sendok madu ditambah 2 sendok makan cuka apel plus air hanagt -/ 50 cc dan diminum selama 1 minggu pagi bangun tidur dan kalo' mau tidur malam ... biasanya beliau setelah minum ini cepet turun kadar asam uratnya. (MR)

"Ibuku juga sakit asam urat..sudah pernah coba berbagai macam obat tradisional..dari rebusan daun salam, minum cuka apel, labu siam tapi akhirnya cocok dg kentang mentah dan apel malang di juice dan aku sering kasih saran juice ini ke beberapa teman, kebanyakan cocok tuh.. " (ER)

"Kalo obat tradisional aku ngga tau ya, cuma aku pernah baca ada beberapa makanan pantangan seperti :
1. Bila kadar asam urat di atas 7 mg%, makanan yang dihindari adalah: Alkohol (bir, wiski, anggur, tape, tuak). Remis, udang, tiram, kepiting. Makanan kaleng: corned beef, sarden, dll.Jeroan: hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus. Ekstrak daging: kaldu kental.
2. Beberapa buah-buahan: durian, apokat, dan air kelapa.
3. Makanan yang dibatasi: Ikan. Daging: kambing, sapi, ayam. Kacang, belinjo/emping, oncom, tempe. Beberapa jenis sayuran: brokoli, bayam, kangkung, kol, taoge." (DB)

Sumber :
http://www.dunia-ibu.org/sharing/index.php?id=232
26 Maret 2009

Sumber Gambar:
http://www.gout-smashers-guide.com/

ENCOK BELUM TENTU ASAM URAT

Banyak pembaca bertanya, apakah nyeri di sendi tentu asam urat. Iklan di media massa kadang menyesatkan karena untuk keluhan nyeri, obatnya pasti antiasam urat.

Akibat obat salah alamat, tubuh harus memikul efek samping obat yang sebetulnya tidak perlu. Sejatinya penyebab encok lebih dari satu.

Ibu Sur. (58 tahun) mendadak merasa lututnya nyeri hebat. Setiap hendak bangkit dari berjongkok, ia mengalami kesulitan. Begitu juga kalau menggerakkan sendi lutut. Ada rasa nyeri mengigit di situ. Seorang tetangganya bilang kalau itu asam urat.

Keluhan yang sama diutarakan Pak Dir., belum genap 60 tahun. Nyerinya bukan di lutut, melainkan di pangkal paha. Istrinya menganjurkan minum obat antiasam urat karena mengira kelebihan asam urat. Pak Dir. menurut saja.

Sebulan minum obat yang dibeli di warung, tetap saja nyeri pangkal pahanya tak mereda. Setelah diperiksa dokter, kadar asam urat darahnya tidak tinggi. Jadi bukan kasus asam urat.

Kedua kasus di atas, kalau memang tidak menyembuh setelah minum obat antiasam urat, berarti benar bukan asam urat tinggi penyebabnya. Betul bahwa gejala asam urat tinggi dalam darah bisa muncul di sendi mana saja, termasuk di lutut dan pangkal paha. Namun, tidak selalu setiap keluhan nyeri atau encok di situ, pasti asam urat penyebabnya.

Asam urat tinggi hanya sate dari lebih seratus penyebab encok atau gangguan sendi.

Seperti ditusuk jarum

Nyeri encok memang beragam. Kaliberasi nyeri berbeda antara encok yang satu dengan yang lain. Demikian pula mula timbul dan durasi nyerinya. Encok asam urat disebut gout atau penyakit pirai.

Nyeri penyakit pirai bersifat khas, seperti ditusuk jarum, karena asam urat yang menumpuk di persendian akan berubah menjadi kristal urat. Kristal renik mirip jarum berukuran mikron ini yang menusuk-nusuk persendian dan memunculkan keluhan nyeri tertusuk jarum.

Encok asam urat biasanya terjadi sekaligus pada beberapa sendi. Paling sering di jempol kaki. Sering sehabis memakai sepatu yang kesempitan. Tak jarang sehabis dioperasi, selagi emosi atau sedang kelelahan. Kumat di malam hari, dan biasanya bersifat progresif, semakin hari semakin berat.

Sesuai dengan mekanisme terbentuknya kristal urat, persendian yang dekat dengan permukaan kulit lebih sering terkena. Hawa dingin memudahkan terbentuknya kristal urat pada bagian sendi yang asam uratnya meninggi. Begitu juga persendian yang sering mengalami tekanan mekanik, seperti oleh sepatu, sandal, siku, bahu (memikul barang).

Berbeda dengan encok lainnya, encok asam urat membuat kulit persendian merah meradang, juga membengkak. Muncul rasa nyeri jika ditekan, mungkin disertai demam dan lesu.

Serangan pada yang klasik bersifat episodik setahun sekali. Biasanya mereda sendiri. Kalau hebat, perlu obat pereda nyeri selain penurun asam urat.

Kenapa meninggi?

Asam urat meninggi sebab ada gangguan metabolisme protein atau ginjal gagal membuang asam urat berlebih, kalau bukan kebanyakan menu tinggi purin (gugus protein). Gangguan ini bisa bersifat genetik.

Normalnya asam urat tak lebih dari 7mg% (pria) dan 6mg% (wanita). Lebih dari kadar normal, sebagian besar akan muncul keluhan nyeri sendi. Adakalanya pula kendati sudah melebihi nilai normal, keluhan belum muncul.

Asam urat yang bukan turunan bisa sebab penyakit leukemia (kelebihan sel darah putih), kelebihan sel darah merah, hiperaktif kelenjar gondok (hyperthyroidism), darah tinggi, jantung koroner, gangguan ginjal, keracunan timbel, minum obat darah tinggi golongan thiazide dan asam salisilat, serta kegemukan.

Jadi, pengobatan asam urat tak cukup hanya dengan antiasam urat. Pada kasus sebab turunan, mungkin memang tak dapat dilakukan koreksi karena “dapur” tubuh tidak beres sejak awal. Namun, tidak demikian bila penyebabnya bukan turunan, melainkan
oleh faktor didapat, seperti sudah disebut di atas.

Faktor penyebab dapatan itu perlu dikoreksi agar pasien tidak bergantung minum obat sepanjang hayat.

Penyakit di belakang meningginya asam urat harus dikoreksi, sehingga setelah penyakit tiada, pasien tak perlu melanjutkan minum obat antiasam urat lagi.

Komplikasi

Jika asam urat dibiarkan terus meninggi untuk waktu lama, kristal urat akan merusak persendian. Kerusakan sendi bisa bersifat permanen. Cacat sendi bisa membuat invalid.

Selain di persendian, kristal urat mungkin tersangkut di saluran kemih di dalam ginjal, lalu membentuk batu urat. Batu di dalam ginjal mencetuskan infeksi dan kerusakan ginjal. Lama-lama fungsi ginjal menurun, tekanan darah mungkin meninggi, yang bisa berakhir dengan payah ginjal.

Mereka yang berbakat mewarisi asam urat tinggi, perlu rutin berkala melakukan pemeriksaan asam urat. Jika lebih dari normal, langsung minum obat antiasam urat, agar tak telanjur terbentuk kristal urat. Diet batasi menu dengan purin tinggi. Upayakan badan tidak gemuk, banyak minum, cegah kekurangan cairan, dan urin dibuat tidak masam (basa).

Mereka yang berbakat urat tinggi harus memperhatikan konsumsi obat-obatan yang mengandung thiazide dan asam salisilat; menjaga badan keton dalam darah (gangguan metabolisme pada kencing manis); dan menghindari alkohol.

Diet ketat purin

Serangan asam urat mudah dicetuskan hanya oleh faktor diet purin tinggi. Sehabis mengonsumsi hati-ampela, misalnya, keluhan nyeri urat langsung muncul. Oleh karena itu, diet menu dengan kadar purin tinggi perlu diwaspadai.

Kadar asam urat berfluktuasi sesuai dengan ragam menu harian yang dikonsumsi. Terlalu banyak kandungan purin dalam menu, cenderung meninggikan asam urat darah. Nyeri sehabis pesta, liburan, atau hari besar, kemungkinan penyebabnya asupan menu
enak (berprotein) melebihi normal.

Kita perlu mencatat jenis sumber makanan dengan kandungan purin tinggi yang perlu dipantang ketat atau cukup dibatasi (lihat tabel). Lain dari itu, perlu memperbanyak minum dan konsumsi menu berkarbohidrat tinggi. Sebaliknya, menu berlemak tinggi, kondisi kelaparan, konsumsi alkohol, dan kemungkinan terbentuknya benda keton (komplikasi kencing manis) harus dihindari.

Sumber makanan mengandung purin

Golongan purin tinggi: Udang, ginjal, otak, jantung, kerang, ikan sardin, kaldu, daging, ikan hering, daging angsa.

Golongan purin sedang: Jenis ikan lain diatas, daging sapi, semua jenis unggas, jamur, asparagus, bayam, kembang kol, kacang-kacangan, buncis.

Golongan purin sedikit: Susu, telur, keju, tempe, oncom, buah-buahan, sayur-mayur, kecuali bayam, kembang kol, jamur, buncis, asparagus

Sumber:
Dr. Handrawan Nadesul
Dokter Umum

"Senior" dalam :
http://inikan.890m.com/2008/06/encok-belum-tentu-asam-urat/

Sumber Gambar:
http://www.republika.co.id/images/news/2009/01/20090128121026.jpg

ASAM URAT, BUKAN CUMA MILIK ORANG KAYA


Oleh: Dr. Handrawan Nadesul, Dokter Umum

Asam urat tinggi, tidak ada kaitannya dengan doyan makan baso urat.


Betul, urat di sini berarti sejenis asam (acid) dan uric (urate), kita menyebutnya asam urat. Asam urat berasal dari bahan protein inti (nucleoprotein), yang berisikan protein dan asam nukleat. Asam nukleat dipecah menjadi pirimidin dan purin. Purin ini yang dirombak menjadi asam urat.

Normal, tubuh membuat asam urat. Jika dapur pengolah protein dalam tubuh terganggu. Bisa juga jika pembuangan limbah sisa olahan protein kurang lancar. Maka kadar asam urat darah meninggi lebih dari 8 mg%. Kita menyebutnya hyperuricaemia.

Tidak semua yang asam uratnya tinggi kena penyakit gout

Ya, kebanyakan hyperuricaemia kena penyakit yang kita sebuat gout atau pirai. Meski asam uratnya tinggi, sebagian gout-nya tak muncul. Orang paling cuma merasa kurang enak badan terus saja. Bahayanya, kelebihan asam urat lama-lama menjadi batu ginjal.

Penyakit asam urat bukan cuma pada orang kaya saja.

Betul. Dulu dikenal julukan Podagra. Sosok orang kaya gemuk sedang ongkang-ongkang kaki, jempol kaki kanan bengkak terbalut. Dari situ gout dianggap penyakit simbol kekayaan. Penyakit akibat banyak makan yang enak-enak (daging-dagingan). Anggapan itu kini pupus, sebab penyebab asam urat tinggi bisa juga sebab bawaan tubuh memetabolisme protein sehingga sintesa asam urat lebih dari normal dan asam urat darah meninggi.

Penyakit gout merusak sendi dan ginjal?

Benar. Sendi bisa rusak, bentuk sendi berubah, dan akhirnya cacat. Bagaimana itu bisa terjadi

Kelebihan asam urat lama-lama membentuk kristal urat. Di bawah mikroskop, kristal urat menyerupai jarum-jarum renik. Jarum urat yang menumpuk, mengendap di sendi, otot, atau jaringan ikat, lalu melukai dan merusak sendi. Terasa nyeri tertusuk-tusuk. Kerusakan sendi lama-lama mengubah bentuk sendi, sebelum akhirnya terjadi kecacatan sendi lalu sendi tak bisa dipakai lagi.

Asam urat tinggi bercampur dengan urin yang asam (pH urin memang cenderung lebih rendah) akan berpresipitasi menjadi batu ginjal, dan saluran kemih. Selain ginjal terinfeksi, bisa terjadi kerusakan saluran ginjal (nefrosis), lama-lama bisa berakhir dengan payah ginjal.

Penyakit gout dapat dicegah

Betul. Sudah disebut, asam urat tinggi bisa sebab gangguan metabolisme protein, gangguan ginjal, atau sebab menu purin tinggi. Apa pun sebabnya, akhirnya bisa kena gout.

Agar asam urat tidak tinggi, menu asam urat rendah dengan cara diet purin. Menu rendah purin hanya kira-kira 120-150 mg purin sehari atau seperenam menu purin normal. Purin banyak dalam daging kambing, kaldu, bebek angsa, kerang, sardin, ati, ampla, ginjal, dan jeroan umumnya, selain roti. Semua sayur boleh bebas dimakan, kecuali asparagus, kacang polong, buncis, kembang kol, bayam, jamur, yang perlu dibatasi tak lebih dari 50 gram sehari, termasuk membatasi alkohol dan mengurangi makanan beragi.

Ada 10 keadaan yang bisa meninggikan asam urat.

Ya. Hyperuricaemia dijumpai juga pada penyakit kulit psoriasis, gangguan hormon anak gondok (parathyroid), myxoedema, pembentukan sel darah berlebihan seperti pada leukemia. Bisa juga pada jantung koroner, penyakit ginjal, kegemukan, darah tinggi, keracunan timbal (lead), dan pada pemakaian obat diuretik (penuras).

Serangan gout selalu dadakan, tapi tak langsung parah.

Benar. Gout penyakit menahun. Asam urat tinggi lama-lama menjadi kristal urat yang mengendap di mana-mana bagian tubuh.

Pengendapan kristal urat dipengaruhi oleh suhu dan tekanan. Maka bagian tubuh yang dekat dengan permukaan kulit dan yang sering tertekan mekanis, yang sering terkena. Daun telinga, siku, lutut, punggung kaki, tumit, dan sendi ruas jemari tangan maupun kaki. Paling sering sendi jempol kaki.

Tumpukan jarum kristal urat di sendi mencetuskan serangan nyeri tertusuk-tusuk dan jika suhu dingin, sehabis gerak badan atau kena benturan. Boleh jadi sehabis memakai sepatu kesempitan, kaki terantuk batu, atau siku tertumbuk pintu. Serangan gout umunmya mereda dalam 10 hari, lalu kambuh berulang mungkin setahun satu dua kali, tergantung seberapa ketat asam urat darah dikendalikan.

Setiap kali serangan, sendi akan cedera. Semakin sering, semakin merusak sendi. Lama-lama, struktur sendi berubah dan fungsi sendi menurun.

Tumpukan asam urat juga membentuk benjolan yang disebut tophi. Benjolan dapat ditemukan di tulang rawan, jaringan otot, atau di ruang sendi. Tophi di kaki bisa pecah dan mengeluarkan serbuk tepung urat. Tophi kerap terbentuk di daun telinga dan saluran ginjal (microtophi).

Encok gout berbeda dengan encok umumnya

Dikenal beberapa jenis encok. Encok gout memilih sendi tertentu dan biasanya tidak simetris kiri dan kanan. Sedang encok biasa umumnya simetris. Encok terus-menerus, sedang encok gout ada musimnya. Encok gout biasanya muncul malam hari. Sama-sama bengkak, merah meradang, nyeri tekan, tapi hasil laboratorium darahnya berbeda.

Selain asam urat tinggi, pada encok gout, sel darah putih dan laju endap darah (LED) meninggi juga. Laboratorium encok biasa tidak begitu. Pasien gout lesu, demam, dan jika tak diobati, penyakitnya progresif. Encok umumnya tidak begitu.

Gout baru muncul pada usia baya, sedang encok bisa pada usia muda (rheumatoid arthritis). Kebanyakan gout menimpa pria, jarang pada wanita, sedang encok banyak juga pada wanita.

Gout dapat disembuhkan, tetapi kecacatan sendi memerlukan pembedahan

Benar. Semua gout dapat disembuhkan dalam pengertian bahwa keluhan dan gejalanya diredakan, dan penyebabnya ditumpas.

Waktu serangan diberi obat pereda nyeri, sekaligus obat penurun asam urat, serta meniadakan faktor penyebab yang ada 10 itu kalau ada.

Cegah cedera sendi dan hindarkan paparan dingin pada sendi. Obat pereda nyeri dosis rendah boleh diminum untuk pencegahan. Batasi makanan berlemak, menu purin ketat, dan perlu banyak minum.

Dikenal dua jenis obal antiurat. Yang mengurangi produksi, dan yang meningkatkan pembuangan asam urat oleh ginjal (jenis uricosuric). Pastikan dulu tidak ada batu ginjal sebelum memberi obat jenis ini, sebab bisa memperburuk kerusakan ginjal.

Gout menahun dan sendi sudah berubah bentuk dan fungsinya menurun. Obat saja biasanya tidak menolong. Kerusakan sendi bisa diatasi hanya dengan pembedahan.

Urin dibuat lebih basa (pH lebih tinggi dengan minum tablet bicarbonas natricus, untuk mencegah endapan batu urat yang cepat terbentuk dalam urin yang lebih asam (pH rendah). Sedikitnya perlu minum tiga liter sehari. Kekurangan cairan (dehidrasi), sehabis mencret atau hawa panas tapi kurang minum, harus dicegah.

Semua obat yang dapat menghambat pembuangan asam urat oleh ginjal, harus dihindarkan, antara lain obat golongan salisilat, hydrochlorothiazide (HCT). Sebaiknya tidak minum alkohol.

Jangan biarkan pula "benda keton” hasil buangan metabolisme lemak pada pasien kencing manis, ikut meninggi sehingga asam urat meninggi juga. Ini bisa terjadi jika diabetes tak terkontrol.*

Sumber :
Dr. Handrawan Nadesul, Dokter Umum, 01 Maret 2006
http://www2.kompas.com/kesehatan/news/0603/01/132520.htm

Sumber Gambar:
http://adji55.files.wordpress.com/2007/12/asamurat.jpg